Pengumuman Polisi Antiteror
Selasa ini (29), otoritas Inggris mengungkapkan bahwa mereka tidak menemukan bahan peledak di mobil-mobil yang diperiksa dekat pangkalan Fairford. Sebaliknya, mereka hanya menemukan volume bensin yang besar, yang menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.
Kepala polisi antiteror, Laurence Taylor, mengonfirmasi dalam pernyataan bahwa kendaraan telah dianalisis dengan sumber daya militer dan forensik, menyingkirkan segala perangkat peledak.
Tersangka Dibebaskan
Lima warga Inggris berusia 23 hingga 25 tahun ditahan pada hari Minggu atas dugaan persiapan aksi teroris. Semuanya dibebaskan dengan jaminan pada hari Senin, meskipun penyelidikan masih berlangsung.
Taylor menekankan bahwa pembebasan tidak mengakhiri penyelidikan dan beberapa jalur investigasi masih dieksplorasi.
Reaksi Internasional
Presiden Donald Trump awalnya menyatakan bahwa ia mengetahui segalanya tentang para tersangka dan mereka bermaksud menyebabkan kerusakan besar di pangkalan. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyarankan keterlibatan aktor asing, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Konteks Pangkalan dan Penolakan
Fairford menampung Sayap Dukungan Tempur ke-501 Angkatan Udara AS dan telah digunakan sejak Maret untuk operasi pertahanan terkait konflik dengan Iran. Pemerintah Iran menolak keterlibatan apa pun secara tegas.
Peringatan awal datang dari seorang petani lokal yang melihat kendaraan mencurigakan dengan wajah tertutup dan barel, salah satunya dengan logo palsu perusahaan pengangkut bahan bakar.
Warga setempat menyebut kejadian itu sebagai "banyak kebisingan tanpa hasil", sementara area tersebut tetap di bawah pengawasan yang dikurangi.